Data not fetched...

Back Home

Cara Install MikroTik RouterOS di VirtualBox untuk Lab Pemula

4 min read
November 20, 2024

Loading...

Image

Pengen belajar konfigurasi MikroTik, tapi belum punya router fisik? Santai, kita bisa mulai dari RouterOS yang dijalankan di VirtualBox. Jadi, kamu bisa eksplorasi dasar-dasar router langsung dari komputer tanpa harus beli perangkat dulu.

Di tutorial ini kita akan menyiapkan virtual machine (VM), memasang RouterOS dari file ISO, lalu mencoba mengaksesnya lewat Winbox. Yuk, mulai!

Yang perlu disiapkan

  • Komputer yang sudah terpasang VirtualBox.
  • File ISO RouterOS yang diunduh dari situs resmi MikroTik.
  • Winbox untuk mengelola RouterOS melalui antarmuka grafis.

Pilih versi stabil dan CD Image dengan arsitektur yang sesuai dengan tujuan VM-mu. Tutorial dan gambar di sini menggunakan ISO x86 di VirtualBox. Nama atau tampilan pilihan bisa sedikit berbeda tergantung versi VirtualBox dan RouterOS.

Pilihan unduhan ISO RouterOS

1. Buat virtual machine baru

Unduh dan pasang VirtualBox dari situs resminya. Buka VirtualBox Manager, lalu pilih New untuk membuat VM.

Isi nama VM sesukamu, tentukan lokasi penyimpanan, lalu pilih ISO RouterOS yang tadi diunduh. Jika diminta memilih sistem operasi, gunakan Other dan opsi Other/Unknown (64-bit) seperti pada contoh. Pilihan persisnya bisa berbeda di versi VirtualBox yang lebih baru.

Membuat virtual machine baru

2. Atur CPU, RAM, dan penyimpanan

Untuk lab dasar, alokasikan 1-2 CPU core dan sekitar 512 MB RAM. Kamu bisa menambah RAM jika komputer masih punya kapasitas lebih; enggak perlu langsung mengalokasikan banyak.

Pilih Create a Virtual Hard Disk Now, lalu buat disk virtual sekitar 2 GB untuk kebutuhan belajar dasar. Pastikan kapasitas tersebut memang tersedia di komputer.

Pengaturan perangkat keras VM

Periksa lagi ringkasan konfigurasi VM sebelum menekan Finish.

Ringkasan konfigurasi VM

3. Atur jaringan VM

Sebelum menyalakan VM, buka Settings > Network. Contoh pada gambar memakai Adapter 1: Bridged Adapter dan Adapter 2: NAT:

  • Bridged Adapter menghubungkan VM ke jaringan fisik yang sama dengan komputer. RouterOS bisa terlihat di jaringan lokal, tergantung konfigurasi dan dukungan jaringanmu.
  • NAT memberi VM akses keluar melalui koneksi komputer, tetapi perangkat lain biasanya tidak bisa langsung memulai koneksi ke VM lewat adapter ini.

Untuk lab yang lebih terisolasi, jangan gunakan Bridged Adapter; pilih mode jaringan lab seperti Host-only atau Internal Network sesuai kebutuhan dan atur alamat IP kedua sisi. Bridged Adapter dapat membuat RouterOS muncul di jaringan lokal, jadi hindari menghubungkannya ke jaringan yang bukan milikmu atau yang tidak kamu kelola.

Pengaturan adapter jaringan VM

Setelah konfigurasi jaringan siap, klik OK, lalu Start untuk menjalankan VM.

4. Instal RouterOS

Saat installer terbuka, pilih komponen yang ingin dipasang menggunakan tombol panah dan Space. Untuk instalasi standar, kamu bisa membiarkan pilihan default. Tekan I untuk memulai instalasi dan ikuti konfirmasi yang muncul di layar.

Heads-up: proses instalasi akan menulis ke disk virtual yang dipilih. Pastikan kamu sedang memasang ke VM yang benar, bukan ke disk lain.

Menu instalasi RouterOS

Tunggu sampai installer meminta restart. Sebelum menekan Enter untuk reboot, lepaskan ISO dari virtual optical drive supaya VM tidak kembali masuk ke installer. Di VirtualBox, buka menu ikon CD/DVD pada jendela VM, lalu lepaskan disk seperti contoh.

Melepas ISO dari virtual optical drive

Jika VirtualBox menampilkan konfirmasi untuk melepas disk, pilih Force Unmount.

Konfirmasi melepas ISO

Sekarang tekan Enter untuk restart. Setelah RouterOS selesai booting, layar terminal akan menampilkan prompt login.

RouterOS selesai melakukan booting

5. Login dan hubungkan Winbox

Masuk menggunakan akun yang diminta oleh versi RouterOS-mu. Pada beberapa versi, akun awalnya bernama admin dan kata sandinya kosong; versi lain bisa meminta kamu membuat kata sandi saat login pertama. Ikuti prompt yang tampil dan segera gunakan kata sandi yang kuat.

Untuk menemukan VM lewat Winbox:

  1. Pastikan komputer dan VM berada pada jaringan atau mode adapter yang memungkinkan keduanya saling terhubung.
  2. Buka Neighbors di Winbox dan tunggu daftar perangkat ditemukan.
  3. Pilih perangkat RouterOS yang benar, lalu klik Connect. Kamu juga bisa mengisi alamat IP yang benar jika sudah mengetahuinya.

0.0.0.0 bukan alamat tujuan untuk menghubungkan Winbox. Jika perangkat tidak muncul di Neighbors, cek kembali mode adapter, koneksi jaringan, dan alamat IP RouterOS. Fitur penemuan perangkat melalui MAC juga bergantung pada adapter dan apakah kedua perangkat berada pada segmen jaringan yang sama.

Mengakses RouterOS melalui Winbox

Kalau muncul pesan ROUTER HAS NO SOFTWARE KEY, RouterOS belum memiliki lisensi penuh. Untuk belajar di VM, kamu bisa melanjutkan sesuai kebutuhan dan batasan lisensi yang berlaku; kalau VM ini akan dipakai untuk penggunaan lain, cek opsi lisensi resmi MikroTik.

Berhasil!

RouterOS sekarang sudah berjalan di VirtualBox dan siap jadi lab latihanmu. Mulai dari mengenali interface, mengatur IP, lalu mencoba konfigurasi dasar, pelan-pelan saja, yang penting paham alurnya. Selamat eksplorasi! 🚀